JARING.AIOPERASI KAMPANYE
Cari analisa

Kampanye & operasi

Pilkada punya plafon belanja. Pemilu tidak.

KPU Banten membatasi belanja kampanye Pilgub 2024 sampai Rp917,8 miliar. Untuk Pemilu DPR, undang-undang hanya membatasi sumbangan, tidak membatasi pengeluaran.

JRTim Analisa JARING28 September 20264 menit baca2 kartu dataPrediksi 2031
Spanduk selamat datang di TPS 03 Pilkada 2024
TPS 003 Alai Parak Kopi, Padang, pada Pilkada serentak 27 November 2024.Foto: AIP2000 · CC BY 4.0 · Wikimedia Commons

Setiap pasangan calon kepala daerah pada 2024 bekerja di bawah plafon belanja yang ditetapkan KPU daerahnya. Caleg DPR yang berkampanye di dapil yang sama, sepuluh bulan sebelumnya, tidak punya plafon sama sekali.

Kartu data · Pilgub 2024Data JARING

Plafon belanja kampanye Pilgub 2024

Per pemilih: plafon dibagi DPT Pilgub. Total: plafon dalam rupiah.

Rp917,8 miliarBanten, plafon tertinggi
Rp34,9 miliarRiau, plafon terendah
Rp249.667Papua Barat, per pemilih tertinggi
Rp4.188Jawa Barat, per pemilih terendah
0 rb100 rb200 rbPapua BaratRp249.667Kepulauan RiauRp146.293BantenRp102.817Sumatera BaratRp66.316DKI JakartaRp42.220Sumatera UtaraRp33.899Kalimantan BaratRp22.213Sulawesi SelatanRp17.329BaliRp12.829Jawa TengahRp6.156Jawa BaratRp4.188

Sumber: SK KPU provinsi tentang pembatasan pengeluaran dana kampanye, dipanen dari jdih.kpu.go.id; data/batas-kampanye-2024.js (14 provinsi, 126 kab/kota). Jawa Tengah dan Sumatera Barat dibulatkan pemberitaan. Riau tanpa DPT di data, jadi tidak ada angka per pemilih.

Plafon tidak dihitung dengan rumus. KPU daerah menyusunnya dari metode kampanye, volume kegiatan, perkiraan peserta, standar biaya daerah, cakupan wilayah, kondisi geografis, dan logistik. Karena itu satu pemilih di Jawa Barat "bernilai" Rp4.188 dalam plafon Pilgub, sementara di Papua Barat Rp249.667.

Di tingkat kabupaten/kota, median dari 105 daerah yang DPT-nya cocok adalah Rp103.563 per pemilih. Rentangnya lebar, dari Rp17.596 di Kabupaten Bandung sampai Rp919.438 di Kota Bontang. Empat angka yang lebih ekstrem (Tambrauw dan Payakumbuh di atas, Tegal dan Cilacap di bawah) membawa catatan di datanya sendiri karena belum dibaca ulang dari SK-nya, jadi tidak dipakai sebagai ujung rentang.

Kalau plafon hanya ada di satu jenis pemilihan, angka belanja dari jenis yang lain tidak punya pembanding.

Prediksi 2031Proyeksi, bukan hasil

Plafon pemilu daerah 2031

Plafon 2031 akan ditetapkan ulang oleh KPU daerah. Kalau metodenya sama dan biaya naik mengikuti inflasi, besarnya kira-kira seperti di bawah.

Kartu prediksiModel · asumsi bisa digeser

Plafon Pilgub 2031 menurut laju inflasi Anda

Batang penuh: 2031. Kotak putus-putus: 2024.

3,0%
Rp1,13 triliunBanten 2031
Rp124.648median per pemilih kab/kota 2031
×1,23kenaikan 2024→2031
0 M250 M500 M750 M1.000 MBantenRp1,13 triliunSumatera UtaraRp449 miliarDKI JakartaRp427 miliarSumatera BaratRp335 miliarKalimantan TengahRp299 miliarKepulauan RiauRp281 miliarJawa TengahRp215 miliarJawa BaratRp185 miliar

Sumber: Model JARING di atas data/batas-kampanye-2024.js.

Asumsi yang dipakai
  • Metode penyusunan plafon tidak berubah.
  • Semua komponen biaya naik dengan laju yang sama.
  • Pemilu daerah 2031 memakai plafon untuk kepala daerah; DPRD tetap tanpa plafon kecuali undang-undang berubah.
Seberapa yakin kamiArah kenaikannya hampir pasti. Aturan untuk pemilu daerah serentak dengan DPRD belum ditulis.

Pertanyaan yang menggantung

Kalau Pemilu tidak membatasi pengeluaran dan Pilkada membatasinya, di pemilu mana uang lebih menentukan hasil, dan bagaimana kita akan tahu?

Laporan dana kampanye ada untuk keduanya. Yang berbeda adalah garis yang bisa dilanggar.

Tebakan Anda?

Lanjutkan dari sini

Sumber & metode (3)
  1. Keputusan KPU provinsi dan kab/kota tentang pembatasan pengeluaran dana kampanye Pilkada 2024, jdih.kpu.go.id. data/batas-kampanye-2024.js, metode panen di riset/batas-kampanye/README.md.
  2. UU 10/2016 Pasal 74; UU 7/2017 Pasal 331.
  3. DPT Pilgub: data/pelajaran-2024/hasil.json; DPT Pilkada kab/kota: data/pilkada-2024.js.

Analisa berikutnya