Pemilih
Enam dari sepuluh pemilih adalah Gen Z atau milenial
Dari 203,7 juta pemilih Pilkada 2024, 58,95 persen tercatat sebagai Gen Z atau milenial. Di tingkat nasional angkanya rapi. Di tingkat dapil, datanya berlubang.

KPU membuka komposisi generasi pemilih untuk DPT Pilkada 2024: 67,7 juta milenial, 55,1 juta Gen X, 52,3 juta Gen Z, 25,8 juta baby boomer, dan 2,7 juta pre-boomer. Gen Z dan milenial bersama-sama berjumlah 120,1 juta pemilih, atau 58,95 persen.
KPU tidak menerbitkan rentang tahun lahir tiap generasi di data terbuka ini. Batas yang lazim dipakai, misalnya milenial lahir 1981–1996 dan Gen Z 1997–2012, adalah konvensi yang umum, bukan definisi KPU. Angka ini juga milik DPT Pilkada 27 November 2024, bukan DPT Pemilu 14 Februari.
Mengapa angka per dapil tidak ada
SK penetapan DPT hanya memuat jumlah laki-laki, perempuan, dan total. Rincian generasi muncul di publikasi turunan: siaran pers KPU daerah, situs pemerintah daerah, dan berita. Atlas Demografi JARING menghimpunnya satu per satu, dengan sumber di setiap baris, dan memeriksa 29 PDF SK untuk memastikan rincian itu memang tidak ada di dokumen penetapan.
Hasilnya tipis: data generasi lengkap untuk 7 dari 84 dapil DPR, dan sebagian untuk 17 dapil lain. Definisi generasinya pun tidak seragam antar-sumber, sehingga porsinya tidak selalu bisa diadu.
Angka nasional tidak dipecah ke daerah, dan angka daerah yang sebagian tidak dijumlahkan menjadi angka nasional.
Aturan Atlas Demografi JARING
Prediksi 2029Proyeksi, bukan hasil
Berapa porsi Gen Z pada Pemilu 2029?
Semua pemilih baru antara 2024 dan 2029 lahir sekitar 2008–2012, sehingga menurut konvensi umum mereka Gen Z. Sementara itu, pemilih tertua keluar dari daftar. Model sederhana di bawah menggabungkan keduanya. Hitungan per tahun kelahiran dari Sensus Penduduk 2020 ada di analisa Gen Z bisa menjadi generasi pemilih terbesar pada 2029.
- Semua pemilih baru 2025–2029 dihitung sebagai Gen Z.
- Pemilih keluar diambil dari pre-boomer (sampai separuhnya), lalu baby boomer (sampai 60%), sisanya Gen X.
- Perpindahan penduduk, perubahan status TNI/Polri, dan pembersihan data DPT tidak dihitung.
- Angka 4,5 juta pemilih baru dan 1,6 juta pemilih keluar per tahun adalah titik awal untuk digeser, bukan statistik resmi.
Pertanyaan yang menggantung
Kalau lebih dari separuh pemilih 2029 adalah Gen Z dan milenial, di dapil mana sebuah tim kampanye benar-benar tahu jumlah mereka?
Angka nasional tersedia. Angka per dapil, yang menjadi dasar keputusan kampanye, lengkap untuk tujuh dapil.
Tebakan Anda?
Lanjutkan dari sini
Sumber & metode (3)
- KPU Open Data ds/201 dan ds/197, DPT Pilkada 2024. Salinan:
data/demografi-dpt/nasional.json, sha256 tercatat didata/pahami-wilayah/sumber.json. - Cakupan per dapil:
data/demografi-dpt/dapil.jsondandata/demografi-dpt/observasi/, dihitung denganassets/demografi-dpt/simulasi.js. - Pemeriksaan 29 SK DPT:
riset/atlas-demografi/LAPORAN.md.
Analisa berikutnya
Pemilih
Gen Z dan milenial masing-masing, April 2029
Gen Z yang genap 17 tahun tiap bulan menjelang 2029
KPU dengan garis generasi yang tidak konsisten
Gen Z bisa menjadi generasi pemilih terbesar pada 2029. Bisa juga tidak.
Hitungan dari Sensus Penduduk 2020 menempatkan Gen Z dan milenial hampir seri pada Pemilu 2029. Siapa yang lebih besar ternyata bergantung pada dua hal yang belum diputuskan: tanggal pemungutan suara dan garis generasi yang dipakai KPU.
7 menit4 kartu data
Pemilih
pemilih dalam dan luar negeri, rekap PDPB nasional Semester I 2026 (Keputusan KPU 264/2026, 20 Juli 2026)
selisih bersih dari DPT Pemilu 2024 (Keputusan KPU 857/2023 jo. 1760/2023) ke PDPB Semester I 2026, atau 9.547.445 pemilih
provinsi yang daftarnya bertambah sejak DPT Pemilu 2024; DK Jakarta berkurang 18.162 pemilih (hitungan JARING dari Keputusan KPU 857/2023 jo. 1760/2023 dan 264/2026)
Daftar pemilih kini 214 juta, dan hanya Jakarta yang menyusut
Rekap daftar pemilih berkelanjutan Semester I 2026 mencatat 214.354.667 pemilih, 9,5 juta lebih banyak daripada DPT Pemilu 2024. Daftar bertambah di 37 dari 38 provinsi; DK Jakarta satu-satunya yang berkurang. Berapa yang pemilih baru dan berapa yang dicoret tidak dilampirkan dalam keputusan penetapan nasionalnya.
14 menit3 kartu data
Pemilih
pengguna hak pilih ÷ DPT, Pemilu DPR 14 Februari 2024
pengguna hak pilih ÷ DPT, Pilgub 27 November 2024 (26 provinsi)
partisipasi DPR menurut definisi KPU (penyebut DPT + DPK)
Februari 82 persen, November 68 persen
Pemilih yang sama lebih banyak tinggal di rumah sembilan bulan kemudian. Dua angka ini juga mudah dibandingkan secara keliru, dan artikel ini menjelaskan caranya membandingkan dengan benar.
4 menit2 kartu data