JARING.AIOPERASI KAMPANYE

Pemilih

Gen Z bisa menjadi generasi pemilih terbesar pada 2029. Bisa juga tidak.

Hitungan dari Sensus Penduduk 2020 menempatkan Gen Z dan milenial hampir seri pada Pemilu 2029. Siapa yang lebih besar ternyata bergantung pada dua hal yang belum diputuskan: tanggal pemungutan suara dan garis generasi yang dipakai KPU.

JRTim Analisa JARING28 September 20267 menit baca4 kartu dataPrediksi 2029
Jari pemilih dicelupkan ke botol tinta
Jari pemilih dicelupkan ke tinta sesudah mencoblos. Sebagian besar pemilih pertama 2029 belum lahir ketika foto ini diambil pada Pemilu 2009.Foto: Josh Estey/AusAID · CC BY 2.0 · Wikimedia Commons

Pada Pemilu Februari 2024, Gen Z adalah generasi terbesar ketiga di daftar pemilih: 46,8 juta orang, di bawah milenial (68,8 juta) dan Gen X (57,5 juta). Lima tahun kemudian urutannya bisa berubah. Semua pemilih baru antara 2024 dan 2029 lahir antara 2007 dan 2012, dan hampir semuanya masuk barisan Gen Z.

Pertanyaannya: seberapa cepat barisan itu membesar, dan apakah cukup untuk menyalip milenial? Jawaban yang sering beredar tidak punya dasar hitung. Satu media menulis Gen Z sudah 27,94 persen dari pemilih 2026; angka itu sebenarnya porsi Gen Z di penduduk, bukan di daftar pemilih. Blog sebuah KPU daerah menyebut 14 juta pemilih "Gen Alpha" pada 2029 tanpa menyebut cara menghitungnya.

Tiga rilis, tiga garis

Cara paling mudah adalah membandingkan angka generasi yang dirilis KPU. Ternyata tidak bisa. Dalam tiga rilis, jumlah baby boomer turun dari 28,1 juta ke 25,8 juta lalu naik lagi ke 30,6 juta, sesuatu yang mustahil untuk kelompok yang hanya bisa berkurang. Gen Z hampir tidak bertambah antara November 2024 dan Juli 2026, padahal jutaan remaja genap 17 tahun dalam rentang itu. Garis tahun kelahiran di balik label generasi KPU tampaknya berubah antarrilis, dan definisinya tidak pernah diumumkan.

Kartu data · rilis KPURiset bersampel, bukan sensus

Jumlah pemilih per generasi menurut tiga rilis KPU

Pilih generasi. Deret yang turun lalu naik, atau yang diam ketika seharusnya tumbuh, menandakan garis generasinya bergeser.

−2,3 jtFeb → Nov 2024
+4,8 jtNov 2024 → Jul 2026
harus turunyang seharusnya terjadi
0 jt10 jt20 jt30 jtDPT Pemilu, Feb 202428.127.340DPT Pilkada, Nov 202425.799.756Pemutakhiran, Jul 202630.625.011

Sumber: DPT Pemilu 2024 (KPU, 2 Juli 2023, via detikNews); DPT Pilkada 2024 (KPU Open Data ds/201 (generasi) dan ds/197 (jenis kelamin), DPT Pilkada 2024, diakses 8 September 2026); PDPB Semester I 2026 (pleno KPU 20 Juli 2026, via Kompas dan WahanaNews). Kompas dan Databoks mencetak milenial 2024 sebagai 66.822.389; angka yang cocok dengan total dan 33,60% adalah 68.822.389.

Menghitung dari tahun kelahiran

Karena label KPU tidak stabil, hitungan di bawah berangkat dari tahun kelahiran. Sensus Penduduk 2020 mencatat penduduk menurut generasi dengan definisi yang dinyatakan: milenial lahir 1981–1996, Gen Z lahir 1997–2012. Dari situ tiap generasi dimajukan ke hari pemungutan suara: yang sudah genap 17 tahun masuk, yang meninggal dikurangi dengan angka kematian tahunan per generasi. Undang-undang mengukur umur 17 tahun pada hari pemungutan suara (UU 7/2017 Pasal 198 ayat 1), jadi tanggal hari-H ikut menentukan.

Sebelum dipakai untuk 2029, model yang sama diuji ke Februari 2024. Hasilnya dekat dengan angka KPU untuk milenial dan Gen Z, dan lebih jauh untuk Gen X dan baby boomer, sesuai dugaan bahwa garis generasi KPU tidak persis sama dengan BPS.

Kartu data · uji modelModel · asumsi bisa digeser

Model kohor dibanding DPT Pemilu Februari 2024

Batang penuh: hasil model untuk 14 Februari 2024. Kotak putus-putus: angka DPT KPU.

0,4%selisih model, milenial
-3,6%selisih model, Gen Z
-4,6%selisih model, Gen X
Model (SP2020 dimajukan)DPT KPU Feb 2024 (putus-putus)
0 jt20 jt40 jt60 jtGen Z45,1 jtMilenial69,1 jtGen X54,8 jtBaby Boomer29,5 jtPre-Boomer3,4 jt

Sumber: Model JARING dari BPS, Sensus Penduduk 2020 menurut generasi; DPT Pemilu 2024 (KPU, 2 Juli 2023).

Siapa Gen Z sebagai pemilih

Ukuran hanya separuh cerita. Survei yang ada menunjukkan pemilih muda yang cepat memutuskan dan jauh dari partai. Exit poll Litbang Kompas pada 14 Februari 2024 mencatat 65,9 persen pemilih di bawah 26 tahun memilih Prabowo-Gibran, dan 12,3 persen Gen Z baru menentukan pilihan di hari pencoblosan, tertinggi di antara semua generasi. Survei CSIS 2022 terhadap pemilih 17–39 tahun menemukan 59 persen memakai media sosial sebagai sumber informasi utama, dan hanya 1,1 persen yang tertarik menjadi anggota partai.

Kartu data · profilRiset bersampel, bukan sensus

Empat angka tentang pemilih muda

Angka dari survei berbeda dengan kelompok usia berbeda; jangan dijumlahkan atau dibandingkan satu sama lain.

0%20%40%60%80%100%Pilih Prabowo-Gibran (Gen Z)65,9%Medsos sumber utama (17–39)59,0%Putuskan di hari-H (Gen Z)12,3%Ingin masuk partai (17–39)1,1%

Sumber: Litbang Kompas, exit poll 14 Feb 2024 (via detikNews; Kompas). CSIS, survei 8–13 Agustus 2022, usia 17–39 (via Kompas; Mojok).

Prediksi 2029Proyeksi, bukan hasil

Komposisi generasi pemilih pada hari-H Pemilu 2029

Tanggal pemungutan suara 2029 belum ditetapkan. KPU memperkirakan tahapan mulai sekitar Juni 2027, dan undang-undang mensyaratkan tahapan dimulai paling lambat 20 bulan sebelum hari-H, sehingga hari-H kemungkinan jatuh sekitar Februari–April 2029. Geser bulannya, pilih garis generasi, dan lihat siapa yang menjadi generasi terbesar.

Kartu prediksiModel · asumsi bisa digeser

Pemilih 2029 menurut generasi, model kohor

Penduduk SP2020 yang sudah 17 tahun pada hari-H, dikurangi kematian. Belum termasuk pemilih luar negeri dan kesalahan daftar.

Apr 2029
×1,0
Milenialgenerasi terbesar
−460 rbGen Z dibanding milenial
215,8 jtpemilih dalam model
Gen ZMilenialGen XBaby BoomerPre-Boomer
31,4%Gen Z31,6%Milenial24,2%Gen X11,8%Baby Boo…

Sumber: Model JARING dari BPS SP2020 menurut generasi. Umur pemilih: UU 7/2017 Pasal 1 angka 34 dan Pasal 198. Perkiraan tahapan: ANTARA, 1 Sep 2026. Garis Gen Z 2009: dipakai KPU Kota Cilegon (2026).

Asumsi yang dipakai
  • Titik awal: penduduk SP2020 menurut generasi (September 2020), definisi BPS.
  • Gen Z tersebar rata per tahun kelahiran (±4,47 juta per kohor); sesuai kelompok umur 5–9 dan 10–14 SP2020 (22,1 dan 22,2 juta).
  • Angka kematian tahunan per 1.000: pre-boomer 90, baby boomer 28, Gen X 9, milenial 2,5, Gen Z 1. Ini asumsi, bukan tabel resmi; tabel kematian BPS per umur hanya tersedia dalam PDF yang belum dibuka.
  • Tidak memperhitungkan pemilih luar negeri, migrasi, pemilih di bawah 17 tahun yang sudah menikah, atau data ganda di DPT.
Seberapa yakin kamiArah dan ukurannya kuat karena berangkat dari sensus. Urutan Gen Z dan milenial tidak bisa dipastikan: selisihnya lebih kecil dari ketidakpastian model, dan bergantung pada tanggal serta definisi yang belum ada.

Pertanyaan yang menggantung

Kalau Gen Z menjadi generasi pemilih terbesar tetapi hanya satu dari seratus yang mau masuk partai, siapa yang akan mencalonkan diri untuk mewakili mereka?

Daftar calon DPR disusun partai. Pemilih terbesar 2029 mungkin justru kelompok yang paling jauh dari partai.

Tebakan Anda?

Lanjutkan dari sini

Sumber & metode (5)
  1. BPS, Sensus Penduduk 2020: penduduk menurut generasi dan kelompok umur. sensus.bps.go.id.
  2. KPU: DPT Pemilu 2024 menurut generasi (2 Juli 2023), DPT Pilkada 2024 (Open Data KPU ds/201), PDPB Semester I 2026 (pleno 20 Juli 2026).
  3. UU 7/2017 tentang Pemilihan Umum, Pasal 1 angka 34 dan Pasal 198 ayat (1).
  4. Putusan MK 135/PUU-XXII/2024; ANTARA, 1 September 2026, perkiraan tahapan Pemilu 2029.
  5. Litbang Kompas, exit poll dan analisis Pemilu 2024; CSIS, survei pemilih muda Agustus 2022.

Analisa berikutnya

Pemilih

82,03%

pengguna hak pilih ÷ DPT, Pemilu DPR 14 Februari 2024

68,21%

pengguna hak pilih ÷ DPT, Pilgub 27 November 2024 (26 provinsi)

81,14%

partisipasi DPR menurut definisi KPU (penyebut DPT + DPK)

PemilihPrediksi 2031

Februari 82 persen, November 68 persen

Pemilih yang sama lebih banyak tinggal di rumah sembilan bulan kemudian. Dua angka ini juga mudah dibandingkan secara keliru, dan artikel ini menjelaskan caranya membandingkan dengan benar.

4 menit2 kartu data

Pemilih

214.354.667

pemilih dalam dan luar negeri, rekap PDPB nasional Semester I 2026 (Keputusan KPU 264/2026, 20 Juli 2026)

+4,66%

selisih bersih dari DPT Pemilu 2024 (Keputusan KPU 857/2023 jo. 1760/2023) ke PDPB Semester I 2026, atau 9.547.445 pemilih

37 dari 38

provinsi yang daftarnya bertambah sejak DPT Pemilu 2024; DK Jakarta berkurang 18.162 pemilih (hitungan JARING dari Keputusan KPU 857/2023 jo. 1760/2023 dan 264/2026)

Dinamika terbaru · Pemilih

Daftar pemilih kini 214 juta, dan hanya Jakarta yang menyusut

Rekap daftar pemilih berkelanjutan Semester I 2026 mencatat 214.354.667 pemilih, 9,5 juta lebih banyak daripada DPT Pemilu 2024. Daftar bertambah di 37 dari 38 provinsi; DK Jakarta satu-satunya yang berkurang. Berapa yang pemilih baru dan berapa yang dicoret tidak dilampirkan dalam keputusan penetapan nasionalnya.

14 menit3 kartu data

Pemilih

58,95%

Gen Z + milenial di DPT Pilkada 2024

52,3 juta

pemilih Gen Z

7 dari 84

dapil DPR dengan data generasi lengkap

PemilihPrediksi 2029

Enam dari sepuluh pemilih adalah Gen Z atau milenial

Dari 203,7 juta pemilih Pilkada 2024, 58,95 persen tercatat sebagai Gen Z atau milenial. Di tingkat nasional angkanya rapi. Di tingkat dapil, datanya berlubang.

5 menit3 kartu data