JARING.AIOPERASI KAMPANYE

Pemilih

Februari 82 persen, November 68 persen

Pemilih yang sama lebih banyak tinggal di rumah sembilan bulan kemudian. Dua angka ini juga mudah dibandingkan secara keliru, dan artikel ini menjelaskan caranya membandingkan dengan benar.

JRTim Analisa JARING28 September 20264 menit baca2 kartu dataPrediksi 2031
Jari pemilih dicelupkan ke botol tinta
Jari pemilih ditandai tinta untuk mencegah memilih dua kali, Pemilu 2009.Foto: Josh Estey/AusAID · CC BY 2.0 · Wikimedia Commons

Pada 14 Februari 2024, 167,7 juta orang menggunakan hak pilihnya untuk DPR. Sembilan bulan kemudian, di 26 provinsi yang datanya tersedia, pengguna hak pilih Pilgub hanya 68,21 persen dari DPT. Di Kepulauan Riau angkanya 54,61 persen.

Kartu data · 26 provinsiDihitung dari data JARING

Pengguna hak pilih ÷ DPT: Pilgub November dan DPR Februari 2024

Batang penuh: Pilgub. Kotak putus-putus: Pemilu DPR di provinsi yang sama. Penyebut keduanya DPT.

68,21%Pilgub, 26 provinsi digabung
82,03%DPR Februari, nasional
57,52%DKI Jakarta
81,93%Sulawesi Tenggara, tertinggi
Pilgub, 27 Nov 2024Provinsi yang disorotDPR, 14 Feb 2024
0%20%40%60%80%100%Kepulauan Riau54,6%Sumatera Utara55,3%Sumatera Barat57,3%DKI Jakarta57,5%Kepulauan Bangka Belitung60,0%Lampung65,6%Jawa Barat66,0%Banten66,2%Kalimantan Timur66,7%Kalimantan Barat68,1%Nusa Tenggara Timur68,9%Papua69,4%Jawa Timur70,1%Sulawesi Selatan71,8%Bali72,0%Kalimantan Selatan72,4%Sumatera Selatan72,4%Sulawesi Tengah72,9%Jawa Tengah73,1%Nusa Tenggara Barat74,2%Sulawesi Barat76,1%Sulawesi Utara77,0%Aceh77,8%Papua Barat79,4%Bengkulu79,4%Sulawesi Tenggara81,9%

Sumber: Pilgub: data/pelajaran-2024/hasil.json (SK penetapan KPU provinsi). DPR: KPU 1043/2024, dijumlah per provinsi.

Catatan 2024 ↗

Di tingkat kabupaten/kota, 68 Pilbup dan Pilwalkot yang datanya lengkap menunjukkan median 73,3 persen. Kota Batam terendah dengan 48,54 persen. Kabupaten Pegunungan Bintang mencatat 97.311 pengguna dari 97.313 pemilih terdaftar.

TPS di bawah tenda, petugas KPPS duduk di meja
TPS 007 Alai Parak Kopi, Padang, pada Pemilu 14 Februari 2024.Foto: AIP2000 · CC BY 4.0 · Wikimedia Commons

Tidak semua penurunan sama

Tiga provinsi dengan angka Pilgub terendah (Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Sumatera Barat) semuanya di bawah 58 persen. Sulawesi Tenggara, Bengkulu, dan Papua Barat justru di atas 79 persen. Pemilih yang sama, pada tahun yang sama, merespons pilkada dengan sangat berbeda antar-provinsi.

Prediksi 2031Proyeksi, bukan hasil

Pemilu daerah 2031 berdiri sendiri. Siapa yang datang?

Pada pemilu daerah berikutnya, paling cepat Oktober 2031, kepala daerah dan DPRD dipilih bersamaan, terpisah dari pemilu nasional. Ada dua kemungkinan. Menggabungkan DPRD bisa menarik lebih banyak pemilih. Tanpa Pilpres di surat suara, bisa juga lebih sedikit yang datang. Geser efeknya.

Kartu prediksiModel · asumsi bisa digeser

Pengguna hak pilih ÷ DPT: 2024 dan skenario 2031

Titik tolak: Pilgub 2024, 26 provinsi digabung.

+3 poin
71,2%skenario 2031
155,2 jutapemilih datang, bila DPT 218 juta
0%20%40%60%80%100%DPR, Feb 202482,0%Pilgub, Nov 202468,2%Pemilu daerah 203171,2%

Sumber: Model JARING. Pembanding dari kartu di atas.

Asumsi yang dipakai
  • Titik tolak 68,21% dari 26 provinsi, bukan seluruh 37 provinsi Pilgub.
  • Efek penggabungan DPRD dan kepala daerah sama di semua provinsi.
  • DPT 2031 sekitar 218 juta, dari pertumbuhan 1,2% per tahun.
Seberapa yakin kamiIndonesia belum pernah menggelar pemilu daerah terpisah dengan DPRD. Tidak ada pembanding langsung.

Pertanyaan yang menggantung

Kalau hampir sepertiga pemilih tidak datang ke pilkada, siapa yang sebenarnya memilih kepala daerah, dan apakah pemilu daerah 2031 akan memperbaikinya?

Kita tahu berapa yang datang. Kita tidak tahu siapa yang tidak datang: usia, jarak ke TPS, atau alasan lain.

Tebakan Anda?

Lanjutkan dari sini

Sumber & metode (2)
  1. Keputusan KPU 1043/2024, tingkat partisipasi Pemilu DPR per dapil. PDF.
  2. Hasil Pilgub dan Pilbup 2024: data/pelajaran-2024/hasil.json (SK penetapan KPU provinsi dan kab/kota). Data sendiri memperingatkan bahwa pengguna hak pilih ÷ DPT bukan partisipasi resmi.

Analisa berikutnya

Pemilih

2 dari 84

dapil DPR dengan data disabilitas lengkap

15.425

pemilih disabilitas di Sulawesi Tengah, 0,684% DPT

11

dapil yang punya tabel disabilitas, lengkap atau sebagian

PemilihPrediksi 2029

Pemilih disabilitas ada di TPS, tidak di SK

SK penetapan DPT hanya mencatat laki-laki, perempuan, dan total. Jumlah pemilih disabilitas per dapil lengkap untuk dua dari 84 dapil DPR.

4 menit2 kartu data

Pemilih

214.354.667

pemilih dalam dan luar negeri, rekap PDPB nasional Semester I 2026 (Keputusan KPU 264/2026, 20 Juli 2026)

+4,66%

selisih bersih dari DPT Pemilu 2024 (Keputusan KPU 857/2023 jo. 1760/2023) ke PDPB Semester I 2026, atau 9.547.445 pemilih

37 dari 38

provinsi yang daftarnya bertambah sejak DPT Pemilu 2024; DK Jakarta berkurang 18.162 pemilih (hitungan JARING dari Keputusan KPU 857/2023 jo. 1760/2023 dan 264/2026)

Dinamika terbaru · Pemilih

Daftar pemilih kini 214 juta, dan hanya Jakarta yang menyusut

Rekap daftar pemilih berkelanjutan Semester I 2026 mencatat 214.354.667 pemilih, 9,5 juta lebih banyak daripada DPT Pemilu 2024. Daftar bertambah di 37 dari 38 provinsi; DK Jakarta satu-satunya yang berkurang. Berapa yang pemilih baru dan berapa yang dicoret tidak dilampirkan dalam keputusan penetapan nasionalnya.

14 menit3 kartu data

Pemilih

58,95%

Gen Z + milenial di DPT Pilkada 2024

52,3 juta

pemilih Gen Z

7 dari 84

dapil DPR dengan data generasi lengkap

PemilihPrediksi 2029

Enam dari sepuluh pemilih adalah Gen Z atau milenial

Dari 203,7 juta pemilih Pilkada 2024, 58,95 persen tercatat sebagai Gen Z atau milenial. Di tingkat nasional angkanya rapi. Di tingkat dapil, datanya berlubang.

5 menit3 kartu data