Parlemen
Satu kursi, dua harga
Satu kursi DPR mewakili 565.976 pemilih terdaftar di DKI Jakarta II dan 122.423 di Papua Selatan. Selisihnya 4,62 kali, dan ditetapkan sebelum satu suara pun diberikan.

Setiap dapil DPR mendapat jatah kursi jauh sebelum kampanye dimulai. Jatah itu tidak dibagi persis menurut jumlah pemilih. Akibatnya, harga satu kursi, diukur dari jumlah pemilih terdaftar yang diwakilinya, berbeda-beda dari satu dapil ke dapil lain.
Delapan dapil dengan harga kursi tertinggi berada di Jawa dan Papua Pegunungan: DKI Jakarta II, Jawa Barat VI, Banten III, Jawa Barat VII, Papua Pegunungan, Jawa Barat V, DKI Jakarta III, dan DKI Jakarta I. Delapan yang termurah didominasi provinsi hasil pemekaran di Papua, disusul Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan II, dan Kalimantan Selatan I.

Dilihat per provinsi
Undang-undang memberi tiap dapil DPR paling sedikit 3 kursi dan paling banyak 10 kursi. Aturan itu melindungi wilayah berpenduduk sedikit dari kehilangan wakil. Aturan yang sama membuat satu suara di wilayah padat bernilai lebih kecil.
Prediksi 2029Proyeksi, bukan hasil
Kalau pemilih bertambah dan kursi tetap 580
Kursi DPR naik dari 550 (2004) ke 580 (2024), sebagian besar karena provinsi baru. Kalau kursi 2029 tetap 580, setiap pertumbuhan DPT langsung menaikkan harga rata-rata satu kursi.
- 580 kursi dan 84 dapil tetap.
- DPT tumbuh dengan laju yang sama di semua dapil, jadi ketimpangan antar-dapil tidak berubah.
- DPT 2019→2024 tumbuh sekitar 1,2% per tahun (192,77 juta ke 204,42 juta); angka itu titik awal, bukan prediksi resmi.
- Setiap titik riwayat memakai DPT pemilu legislatif, dalam dan luar negeri, versi akhir sesudah perubahan. Angka 2014 yang sering dikutip, 185,8 juta, hanya pemilih dalam negeri.
Pertanyaan yang menggantung
Satu suara di Jawa Barat VI bernilai kurang dari seperempat suara di Papua Selatan. Siapa yang semestinya menanggung selisih itu?
Kalau semua dapil disamakan harganya, Papua kehilangan kursi. Kalau tidak, pemilih di Jawa terus diwakili lebih tipis.
Tebakan Anda?
Lanjutkan dari sini
Sumber & metode (8)
- Keputusan KPU 1043/2024, tingkat partisipasi dan DPT per dapil DPR. PDF.
- Keputusan KPU 1205/2024, kursi per dapil. Dapil & alokasi: PKPU 6/2023. jdih.kpu.go.id.
- Keputusan KPU 1413/2023 Lampiran I, DPT dalam negeri per kab/kota (203.056.748), dipakai untuk memeriksa 83 dapil berkode.
- DPT 2009: 171.265.442, KPU, Pemilu 2009 dalam Angka hlm. 29, kolom "Jumlah DPT berdasarkan SK 164" (termasuk luar negeri). kpu.go.id.
- DPT 2019: 192.770.611 (dalam negeri 190.779.466 + luar negeri 1.991.145), Keputusan KPU 988/PL.02.1-Kpt/01/KPU/V/2019 yang mengubah Keputusan 860/2019 (192.866.254). jdih.kpu.go.id.
- DPT 2014: 187.852.992 (pileg, dalam dan luar negeri), sumber sekunder: Kompas 13 Juni 2014 mengutip Ketua KPU. kompas.com. Angka 185.826.024 yang lazim dikutip hanya dalam negeri.
- DPT 2004: 148.000.369, sumber sekunder: Kompas, mengutip KPU. kompas.com. Teks Keputusan KPU 44/SK/KPU/2004 tidak ditemukan daring.
- Batas 3–10 kursi per dapil DPR: UU 7/2017.
Analisa berikutnya
Parlemen
orang tercatat di kelima daftar KPU 2004–2029, semuanya ditinjau
baris 2024 yang tertaut ke daftar 2019 (termasuk tautan sementara)
PAW bersumber sejak 2004; cakupan 2004 dan 2009 masih sebagian
Dua puluh satu nama, lima daftar
Dari 2.825 baris nama di lima daftar calon terpilih KPU sejak 2004, hanya 21 orang yang tercatat di kelimanya. Sisanya berganti lebih cepat dari yang dikira, dan tidak semua pergantian terjadi di hari pemilu.
7 menit4 kartu data
Parlemen
suara partai lolos ambang di dapil tempat partai itu tanpa kursi, Pemilu DPR 2024, 84 dapil (8,43% suara sah)
median porsi suara terkecil yang masih berkursi di 11 dapil DPR 3 kursi, 2024
dapil DPR 2024 yang memberi kursi ke kedelapan partai lolos ambang
Ambang kedua: lolos 4 persen, belum tentu berkursi di dapil
Delapan partai melewati ambang nasional 4 persen pada Pemilu DPR 2024. Di 74 dari 84 dapil, paling sedikit satu di antaranya tetap tanpa kursi: 12,8 juta suara, 8,43 persen suara sah. Ambang kedua itu paling tinggi di dapil yang kursinya paling sedikit.
13 menit4 kartu data
Parlemen
suara sah DPD 2024, 38 provinsi, untuk calon di luar empat suara terbanyak di provinsinya
provinsi dengan selisih suara peringkat 4 dan 5 DPD 2024 di bawah 1 poin persen suara sah
pemilih terdaftar per kursi DPD 2024, Jawa Barat dibanding Papua Selatan
Hampir separuh suara DPD jatuh di luar empat besar
Pada Pemilu 2024, 48,11 persen suara sah DPD jatuh ke calon di luar empat suara terbanyak di provinsinya. Di 21 dari 38 provinsi, kursi keempat diputus selisih kurang dari satu poin persen.
11 menit3 kartu data